Lakukan ini, ketika anak demam!
Anak tiba tiba demam, dan ini cukup membuat ibu panik pastinya. Termasuk saya. Menjadi ibu Baru dengan pengalaman yang sedikit hanya bermodal baca- baca dari internet, ternyata tidak cukup.tetap panik, tetep was- was. Baru kemarin Syafiq demam, padahal pagi hari anaknya masih sehat, masih lari lari, sorenya demam tinggi. Alhamdulillah sekarang sudah sehat kembali. Hal ini yang harus ibu lakukan ketika anak demam.
1) tetap tenang jangan panik
Jika ibu panik, ibu tidak bisa berpikir jernih dan semua jadi serba takut. Pengalaman kemarin Syafiq demam membuat saya jadi serba takut. Bolak - balik chatt suami untuk segera pulang, karena saya sendiri tidak tahu harus berbuat apa. Melihat anak tidur dengan kondisi badan demam tinggi sampai mengigau membuat saya panik dan tidak tahu harus berbuat apa, yang ada nangis sambil chat suami. Jujur, dengan riwayat sakit syafiq sewaktu bayi sudah masuk ruang ICU membuat saya menjadi ibu yang mudah parno.
Jadi ibu, ketika anak demam jangan panik dan tetap tenang.
2) cek suhu anak
Termometer, alat yang harus ibu punya di rumah. Ya benar, ketika kalian wanita sudah menjadi ibu maka kalian akan menjadi chef, akan menjadi dokter atau akan menjadi guru. Terus belajar dan terus belajar tiada henti ketika kamu menjadi seorang ibu. Cek suhu anak, dan amati kondisi anak.
3) cek berkala 4 jam sekali
Ketika anak demam cek suhu anak ibu, jika setelah 4 jam demam tak kunjung turun maka berikan obat penurun panas. Di usahakan ibu terus mendampinginya, gunakan pakaian yang nyaman untuk si kecil jangan pakaikan anak pakaian yang tebal. Biasanya jika suhu akan turun anak akan berkeringat. Dan jangan lupa terus berikan air supaya anak tidak dehidrasi.
4) hubungi orang terdekat dan bawa kedokter jika panas tak kunjung turun.
Hubungi sanak saudara jika ibu merasa panik dan tidak tahu harus bagaimana, bertanyalah dan bila perlu minta bantuan untuk datang ke rumah ibu. Tak perlu sungkan, karena kondisi anak ibu jauh lebih penting. Jangan sampai hanya karena gengsi atau malu demam anak ibu tak kunjung turun di khawatirkan terjadi kejang.
Percayalah Bu, kamu tidak sendirian ketika anakmu sakit kamu panik. Jangan pernah merasa sendirian. Anakmu demam itu hal yang wajar, bukan karena kesalahan yang ibu lakukan. Ibu sudah melakukan yang terbaik untuk anak ibu. Bukankah Allah SWT menjadi badan kita sakit supaya kita sadar bahwa kita hanya manusia lemah yang di ciptakan olehNya.
ayo ibu lanjut,
ReplyDelete